Notification

×

Menambah Wawasan Soal BLUD, Tim SMK Negeri 6 Kupang Lakukan Studi Tiru di Jawa Timur

Selasa, 13 September 2022 | September 13, 2022 WIB

smk_negeri_6_kupang
Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Kupang (Asa Manason Lahtang, M.Pd)

MATALINE NEWS.COM | SURABAYA - Pemerintah mendorong agar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk melayani jual- beli  produk hasil karya pelajar kepada publik.


Hal ini mendorong kepala SMK Negeri 6 Kupang bersama tim melakukan studi tiru untuk pengembangan sekolah SMK berbasis BLUD ke SMK Negeri 5 Surabaya dan SMK Negeri 4 Malang Jawa Timur pada Sabtu, 10/09/2022 yang lalu.


Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Kupang (Asa Manason Lahtang, M.Pd) menyampaikan bahwa, studi banding yang dilakukan oleh tim merupakan salah satu upaya kami untuk mengetahui tata kelolah menajemen sekolah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan pendirian Standar Pelayanan (SP)


Ia berharap melalui kunjungan kami pada kedua sekolah ini menjadi  inspirasi baru untuk membangun SMK Negeri 6 Kupang yang lebih baik kedepan. Dan dengan penuh optimis SMK Negeri 6 Kupang akan menjadi sekolah penggerak BLUD pertama di Kota Kupang.


Selain itu Humas SMK Negeri 4 Malang (Wiwik Niarti) menjelaskan bahwa, di SMK Negeri 4 Malang, sistem PKL 1 tahun mulai semester 4 dan semester 5 kelas 2 dan kelas 3. Sedangkan untuk unit usaha disini namanya Technopark yang berisikan Unit Produksi Jurusan (UPJ) disetiap jurusan. 


Wiwik mengajak agar mari kita bersama- sama memajukan pendidikan diwilayah kita masing- masing, silahkan jika SMK Negeri 6 Kupang mau belajar dengan kami, untuk tenaganya ke SMK Negeri 4 Malang menjadi guru upskilling juga silahkan.


Selain itu Kepala SMK Negeri 5 Surabaya (Drs.Heru Mursanyoto, MM) menyampaikan bahwa SMK BLUD membutuhkan peran dan dukungan dari pemerintah provinsi , sehingga BLUD ini bisa berjalan dengan baik, karena bagaimanapun BLUD juga menjadi salah satu perangkat yang ada di daerah, sehingga tanggungjawab dari pemerintah daerah untuk mendampingi dan bisa melakukan mengevaluasi.


Heru menjelaskan, keuntungan bagi SMK BLUD, bahwasanya apa yang kita lakukan dalam hal teaching factory (tefa) yang mana membuat prodak yang dilakukan oleh siswa kemudian dijual pada konsumen kita yaitu kepada pihak industry ataupun pihak masyarakat. Hasil penjualan kita wujudkan pelayanan di Sekolah.


"Sesuai permintaan kepala SMK Negeri 6  Kupang soal sosialisasi dan melakukan pendampingan untuk pembuatan dokumen kita berharap bisa terlaksana" pungkas Heru Mursanyoto


Pada kesempatan yang sama Ketua BLUD SMK Negeri 5 Surabaya (Muhajirin,SH.,MM) menyampaikan bahwa Semenjak kami menjalankan system BLUD yang merujuk pada SK Gubernur Jawa Timur, Alhamdulillah ada perubahan- perubahan yang sudah kami rasakan, diantaranya tentang tata kelolah sekolah, peningkatan kompetensi siswa dan meningkatkan kompetensi guru.


"Kami berharap sebagian kecil yang sudah bapak dapatkan dari kami bisa diterapkan di Kupang, khsusnya di SMK Negeri 6 Kupang. Kami juga berharap SMK Negeri 6 Kupang bisa menjadikan kami sebagai saudara" tutup Muhajirin. 


Tim Studi SMK Negeri 6 Kupang, selain Kepala SMK Negeri 6 Kupang, terlibat juga ketua jurusan PPLG SMK Negeri 6 Kupang Syufyanto Minggele, S.kom, Guru Bahasa Inggris R. Agung Pribawanto, S.Pd  (Red/**)

Tonton Juga YouTube Mataline News