Notification

×

Kegiatan Kampoeng Ramadhan- MU Resmi Ditutup oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTT

Rabu, 03 April 2024 | April 03, 2024 WIB

pemuda_muhammadiyah_ntt
Foto: Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur (Dok/Panitia/matalinenews)

MATALINENEWS, KOTA KUPANG
- Kegiatan Kampoeng Ramadan- MU yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur (PWPM NTT) resmi ditutup oleh ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTT Mukhsin Masri, S.Ag.M.H pada hari Rabu (02/04/2024)


Diketahui kegiatan yang dilaksanakan di pelataran kampus Universitas Muhammadiyah Kupang ini berlangsung selama 6 hari sejak tanggal 28 Maret sampai 02 April 2024.


Ketua panitia Zaini Bethan dalam sambutan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyukseskan kegiatan Kampoeng Ramadhan. Baik pimpinan organisasi Muhammadiyah, organisasi otonom, kampus Universitas Muhammadiyah Kupang dan para sponsor.


Iya juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam pelaksanaan kegiatan selama 6 hari terjadi kesalahan yang tidak disengaja dari panitia baik dari perkataan maupun perbuatan.


Ketua PWPM NTT Amir Imran Patiraja menjelaskan bahwa, konsep pemuda negarawan ditandai dengan empat identitas. Muhammadiyah menafasi  identitas gerakan Islam berkemajuan, sosial, entrepreneuship, gerakan ilmu, dan gerakan politik kebangsaan. 


"Giroh ijtihad kenegarawanan ini pula PWPM NTT menciptakan medium bersama menanam dan menyemai gagasan," ungkap Amir


Dia menjelaskan bahwasanya Kampung Ramadahan-Mu PWPM NTT ini digelar, selain memberi ruang bertumbuh UMKM mikro juga wahana baru yang hendak kita tampilkan yakni keratifiats dan ruang ruang eksplorasi gagasan dan pikiran, ini dianggap penting ditengah tengah era derupsi gagasan dan pikiran belakangan ini. 

kampoeng_ramadhan_mu_ntt
Foto: Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTT Bersama pimpinan Orto Muhammadiyah NTT dan kota Kupang

Selain itu, lanjutnya, kampung ramadahan-mu ini dimaksudkan untuk memberi ruang bertumbuh bagi anak muda untuk tetap mengekspresikan kegembiraan didalam ketakwaan.


"Kegembiraan didalam ketakwaan yang dimaksud adalah, Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan dengan basis umat Islam, mesti merawat aktivitas- aktivitas keumatan dengan memberi ruang bertumbuh bagi ide dan gagasan didalam benang kegembiraan dan berefek  bagi rakyat secara menyeluruh."jelas Amir


Pria kelahiran Flores Timur ini juga menyampaikan banyak terima kasih kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang yang selalu support yang selalu memberikan ruang kepada kami kader Orton dalam rangka selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang kami programkan.


Dia menjelaskan, substansi daripada kegiatan Kampoeng Ramadan- MU ini sebenarnya adalah momentum silaturahmi kader yang sengaja diprogramkan oleh PWPM NTT untuk menjadi mediasi untuk menjadi wahana berikutnya menjadi tempat nya teman-teman semua organisasi otonom yang berada di perserikatan Muhammadiyah NTT.


"Mari kita support semua kader yang ada, mari kita  bersinergi berkolaborasi di dalam kegiatan yang bersifat positif dan berkemajuan," ajak Amir


Selain itu, ketua PWM NTT Mukhsin Masri, S.Ag.M.H juga menyampaikan bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh ertom selama itu baik,  Amar ma'ruf nahi mungkar maka tidak ada alasan PWM untuk melarang atau tidak memberikan ijin.


"Saya berkeyakinan kalau seandainya ortom itu bermasalah dengan tepat maka kami PWM siap memfasilitasi, karena ini tugas kita bersama dan kesuksesan kita semua," ujarnya


Untuk mencapai kesuksesan di Muhammadiyah Muksin beberkan beberapa tips atau kunci yang harus dipahami oleh kader Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur.


Mengabdi di Muhammadiyah dengan niat menanam Amal.Berjuang di Muhammadiyah dengan keikhlasan dan kolektif kolegial atau kerjasama kader Muhammadiyah.


"Saya berharap kegiatan-kegiatan sejenis ini bangkit dari semua ortom, terus bergandeng tangan, terus saling mengisi. Jadilah kader pelanjut perjuangan Muhammadiyah," Pungkas Mukhsin Masri, S.Ag.M.H


Penulis: Panglima

Editor : Gustur